Selasa, 14 April 2015

LCD TV Toshiba Power TV 19HV10E sepertiga layar bergaris-garis

                            Syukur Alhamdulillah akhirnya bisa mengabadikan moment penanganan LCD TV jenis power TV ini.Walaupun sebenarnya agak telat pembahasan ini karena LCD TV jenis ini sudah mulai usang,tapi karena banyaknya komentar yang ingin mendapatkan petunjuk penyelesaian kasus sepertiga layar yang bergaris-garis kaya motif sarung ini,membuat saya jadi "NGIDAM" ingin mendapatkan garapan LCD TV jenis itu masuk ke bengkel saya hehehehe.....Walaupun memang penyelesaian kasus ini bukanlah bersifat permanen,atau bersifat sementara saja,tergantung dengan tingkat kerusakannya dan juga tingkat keberuntungan sampean juga hehehe....Jika menginginkan hasil yang permanen,maka harus di lakukan penggantian COFnya.itupun kalau ada yang jual,kalau nggak ada ya ganti panel komplit.Alhasil rasa ngidam saya keturutan akhirnya,kemarin siang ada pasien datang membawa Toshiba power TV dengan type 19HV10E,dengan keluhan yang sama di harapkan.
                         

                                Garis-garis vertikal yang saya hadapi pada kasus kali ini sifatnya statis atau tetap,tidak ada gerakan sama sekali,juga tidak berubah warna,hanya pada warna hitam dan putih saja,anteng meneng jawane hehehe....Berdasar info rekan-rekan di luaran sana,kasus semacam ini karena ada masalah koneksi IC pada COF atau Chip On Film atau bisa juga Chip On Flex,lebih tepatnya COF bagian kolomnya.Seperti di tunjukan pada gambar di bawah ini.


Berhubung yang bermasalah adalah pada bagian kanan layar maka IC COF yang akan saya eksekusi adalah COF 3,adapun COF 2 untuk kolom bagian tengah layar dan COF 1 untuk kolom  layar bagian kiri,sementara saya abaikan dulu.Untuk mengeksekusi IC COFnya saya buka dulu PCB T-Connya seperti gambar di bawah ini.



Dan berikut penampakan IC COF yang kecil mungil seujung mata solder wujudnya :


Untuk eksekusinya cukup dengan memanaskan IC tersebut dengan ujung mata solder,berhubung saya cinta kebersihan,saya langsung memanaskan IC tersebut dengan solder langsung,tanpa mengolesi dengan siongka terlebih dahulu,tapi ya harus di pastikan apakah soldernya bocor apa tidak hehehe.....bagi yang pengin pakai siongka  untuk keamanan ya monggo silahkan.Adapun cara memanaskannya saya pakai cara dari ujung kanan terus geser ke kiri lalu balik lagi ke kanan.Seperti gambar di bawah ini :


Setelah memanaskan IC silahkan pasang kembali semua kabel koneksi dan lakukan pengetesan dan IT'S WORK!.

Oke rekan-rekan semua begitulah tadi kisah NGIDAM saya,untuk firmware LCD TV Toshiba ini bisa di download di SINI semoga bermanfaat dan berguna bagi yang membutuhkan,SUKSES buat SEMUA!


Penting!!!
Kasus dan keluhan boleh sama tapi penanganan dan sumber masalah mungkin bisa berbeda.




Sabtu, 21 Februari 2015

Regulator TV China

                            Suatu ketika dapat kasus TV China yang menampilkan gambar yang redup,warna kusam,dan warnanya mblobor ( bahasa Indonesianya mblobor apa ya? hehehe...),di cari-cari komponen yang bermasalah  yang berhubungan dengan warna,ABL,tegangan B+,elko katoda 185V,ternyata semua normal,tak di nyana tak di kira ternyata komponen ini yang bermasalah.


Hari berganti hari dapat lagi kasus TR horizontal tidak awet,kadang bertahan 2 hari kadang sehari,reboisasi sana reboisasi sini,tak di nyana tak di kira ternyata komponen ini yang bermasalah.


Bulan berganti bulan dapat lagi kasus regulator nggak bekerja,kadang berdenging kadang berderik,untung muncul reaksi dari si komponen ini alias kebul-kebul.


Tahun berganti tahun dapat lagi kasus begitu TV di ONkan,MCB PLN rumah langsung njeglek....hehehe,ternyata komponen ini penyebabnya.


Abad berganti abad......Aiiit Abad? nggak...nggak...nggak..Saya belum setua itu hehehehe......Suatu waktu dapat juga kasus semua tegangan output regulator drop semua,saya kira rangkaian horizontal dan FBT yang bermasalah,ternyata komponen ini yang bermasalah.


Dan beberapa waktu kemarin juga dapat kasus regulator mendesis dan dari speaker audionya keluar suara ngorok rooooookkkkk.......gitu hehehehe.....ternyata komponen ini juga biang keroknya.

Naaah....dari beberapa kasus di atas tadi,sumber permasalahannnya sama tapi efek dan reaksi yang di timbulkannya berbeda-beda.Semoga bermanfaat dan SUKSES untuk Rekan Semua.



Penting!!!
Kasus dan keluhan boleh sama tapi penanganan dan sumber masalah mungkin bisa berbeda.